ALLAH ITU ADA ATAU TIDAK ??): Eksistensi Tuhan

Diskusi antar anggota

Forum ini juga mencakup hampir semua arsip Apakabar sejak tahun 2002

ALLAH ITU ADA ATAU TIDAK ??): Eksistensi Tuhan

Postby juswan at ... » Sat Jan 15, 2005 8:48 pm

JD:
Setiap kali saya bilang Kristen itu agama bule, maka si Kristen selalu
bilang "itu keliru, karena Kristen itu dari Israel yang juga masih
dari Asia". Dan kemudian si Kristen itu 'tak quiz balik: "dalam bahasa
apa Perjanjian Baru itu ditulis?" Sebagian Kristen goblog bilang
"Bahasa Indonesia"..., heheheh...:) dan terus kemudian ngotot bilang
"khan kamu tanyanya tentang 'perjanjian baru', yach jawabnya
Indonesia'; coba kalau kamu tanya tentang 'new testament', yach
jawabnya Inggris...:) Untungnya sebagian yach tahu bahwa jawabannya
itu adalah Grika atau Yunani. Nah..., sekarang, Grika atau Yunani itu
sendiri "bule" atau "Asia"?

MI:
Dunia internasional zaman itu hanya mengenal dua bahasa yang mendunia (internasional) yaitu
Yunani/Grika (bahasa Ilmu Pengetahuan) dan Latin (bahasa Hukum).  Bahasa Cina, Inggris, Perancis, Jerman atau Rusia belum menjadi bahasa dunia waktu itu. Tidak seperti zaman sekarang PBB memakai 5 bahasa internasional. 
Jadi wajar saja Kitab Suci diterjemahkan - (baca sekali lagi: diterjemahkan) - ke dalam bahasa internasional yang ada waktu itu yaitu bahasa Yunani dan Latin. 
Jadi apakah karena Alkita DITERJEMAHKAN dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani/Latin lalu tiba-tiba juga secara "sim salabim" agamanyapun menjadi agamanya bule atau Eropah?
Lumayan juga logika anda sebagai yang ngaku filsuf!  Apa masalahnya kalau bahasa Grika itu bahasa bule, dan bukan bahasa
Asia dipakai untuk terjemahan dari bahasa Ibrani?  Inti ajaran Yesus adalah soal "nilai kasih" mengatasi"nilai hukum"  dan sebagai suatu nilai sifatnya universal.  Ada apa masalahnya sehingga suatu nilai sampai perlu dikategorikan dengan nilai bule atau butun?

Mang Iyus (Kristen Goblok)
juswan at ...
 

ALLAH ITU ADA ATAU TIDAK ??): Eksistensi Tuhan

Postby xifilsuf at ... » Sun Jan 16, 2005 8:33 am

Ambil contoh satu saja tentang penyelundupan konsep Yunani (Hellenisme) ini ke agama Yahudi itu via bahasa:

1. Apa istilah buat 'neraka' yang dipakai sama PB?
2. Kenapa datangnya harus DARI mitologi Yunani?
3. Apa padanan si Yahudi atas 'konsep' neraka itu di PL?
4. Yang terpenting: KENAPA konsep atas 'neraka' itu harus EKSIS & dipertahankan dalam naskah relijius yang mau membidik audiens dengan kultur/bahasa Yunani itu?

JD

PS: PB TIDAK diterjemahkan ke Grika, tapi memang ditulis pake Grika.


--- In apakabar@yahoogroups.com, "Juswan Setyawan" <juswan@c...> wrote:
> JD:
> Setiap kali saya bilang Kristen itu agama bule, maka si Kristen selalu
> bilang "itu keliru, karena Kristen itu dari Israel yang juga masih
> dari Asia". Dan kemudian si Kristen itu 'tak quiz balik: "dalam bahasa
> apa Perjanjian Baru itu ditulis?" Sebagian Kristen goblog bilang
> "Bahasa Indonesia"..., heheheh...:) dan terus kemudian ngotot bilang
> "khan kamu tanyanya tentang 'perjanjian baru', yach jawabnya
> Indonesia'; coba kalau kamu tanya tentang 'new testament', yach
> jawabnya Inggris...:) Untungnya sebagian yach tahu bahwa jawabannya
> itu adalah Grika atau Yunani. Nah..., sekarang, Grika atau Yunani itu
> sendiri "bule" atau "Asia"?
>
> MI:
> Dunia internasional zaman itu hanya mengenal dua bahasa yang mendunia (internasional) yaitu
> Yunani/Grika (bahasa Ilmu Pengetahuan) dan Latin (bahasa Hukum). Bahasa Cina, Inggris, Perancis, Jerman atau Rusia belum menjadi bahasa dunia waktu itu. Tidak seperti zaman sekarang PBB memakai 5 bahasa internasional.
> Jadi wajar saja Kitab Suci diterjemahkan - (baca sekali lagi: diterjemahkan) - ke dalam bahasa internasional yang ada waktu itu yaitu bahasa Yunani dan Latin.
> Jadi apakah karena Alkita DITERJEMAHKAN dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani/Latin lalu tiba-tiba juga secara "sim salabim" agamanyapun menjadi agamanya bule atau Eropah?
> Lumayan juga logika anda sebagai yang ngaku filsuf! Apa masalahnya kalau bahasa Grika itu bahasa bule, dan bukan bahasa
> Asia dipakai untuk terjemahan dari bahasa Ibrani? Inti ajaran Yesus adalah soal "nilai kasih" mengatasi"nilai hukum" dan sebagai suatu nilai sifatnya universal. Ada apa masalahnya sehingga suatu nilai sampai perlu dikategorikan dengan nilai bule atau butun?
>
> Mang Iyus (Kristen Goblok)
xifilsuf at ...
 

ALLAH ITU ADA ATAU TIDAK ??): Eksistensi Tuhan

Postby zhaoyun1964 at ... » Mon Jan 17, 2005 5:20 am

Dalam interpertasi saya, poin yg ingin disampaikan JD adalah fakta
bahwa Bible itu sudah melewati translasi yg sumber yg sebenarnya
sudah sumber tersebut sebenarnya juga sudah di'sesuaikan' dari
sumber dan budaya aslinya.

Dalam proses translasi-translasi ini, sangat potensial ada makna-
makna yg dikandung dari fragmen-fragmen pesan didalam Bible yg bakal
hilang atau berubah, karena tiap bahasa mempunyai gaya pengungkapan
yg berbeda-beda dan berlatar belakang berbeda pula serta bisa
mengandung arti implisit yg berbeda dalam setiap pengungkapannya.

Saya pernah baca dibuku 'Dead Sea Scroll Deception', suatu analisis
bahwa naskah keagamaan dan prosa Aramaic itu banyak mengandung
alegori dan pengungkapan makna yg berbeda yg tidak bisa
diterjemahkan secara letterlijk begitu saja --> akibatnya
interpertasi gereja jaman dahulu jadi jungkir balik dan
beberapa 'error' tersebut masih terlembagakan sampai hari ini !!

catatan : si pengarang buku tersebut memang mencurigai bahwa hal-hal
tersebut memang sengaja dilembagakan sebagai hasil konspirasi
lembaga gereja, tapi ini subject diskusi yg lain lagi...

Saya bisa menyetujui analisis tersebut dengan suatu analogi
masalah : kalau kita baca puisi Indonesia kemudian puisi tersebut
diterjemahkan secara letterlijk maka maknanya dijamin akan jungkir
balik. Coba sendiri : cemara berderai sampai jauh, angin bertingkap,
kepala mendidih....dstnya. Apabila kalimat-kalimat tersebut saya
artikan letterlijk, saya terpaksa harus meng'invent' suatu acuan
saintifik baru yg saya sebut sebagai : 'creation science'...:)

Saya sendiri sering mengutarakan pendapat bahwa jika ajaran kristen
atau katolik (yg terkondisikan sampai hari ini) itu bisa saya
saripati-kan, sebenarnya cuma dua hal yg perlu dijalankan :
a. Cintailah Tuhanmu
b. Cintailah sesamamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri.

Selebihnya, segala nitty-gritty : gereja sebagai lembaga
persekutuan, perjamuan kudus, keselamatan , kebangkitan hidup
sesudah mati, sorga-neraka, evangelism dstnya itu bisa ditinggalkan
dan dibuang jika perlu.

Salam,
ZHAO YUN


--- In apakabar@yahoogroups.com, "xifilsuf" <xifilsuf@y...> wrote:
>
>
> Ambil contoh satu saja tentang penyelundupan konsep Yunani
(Hellenisme) ini ke agama Yahudi itu via bahasa:
>
> 1. Apa istilah buat 'neraka' yang dipakai sama PB?
> 2. Kenapa datangnya harus DARI mitologi Yunani?
> 3. Apa padanan si Yahudi atas 'konsep' neraka itu di PL?
> 4. Yang terpenting: KENAPA konsep atas 'neraka' itu harus EKSIS &
dipertahankan dalam naskah relijius yang mau membidik audiens dengan
kultur/bahasa Yunani itu?
>
> JD
>
> PS: PB TIDAK diterjemahkan ke Grika, tapi memang ditulis pake
Grika.
>
>
> --- In apakabar@yahoogroups.com, "Juswan Setyawan" <juswan@c...>
wrote:
> > JD:
> > Setiap kali saya bilang Kristen itu agama bule, maka si Kristen
selalu
> > bilang "itu keliru, karena Kristen itu dari Israel yang juga
masih
> > dari Asia". Dan kemudian si Kristen itu 'tak quiz balik: "dalam
bahasa
> > apa Perjanjian Baru itu ditulis?" Sebagian Kristen goblog bilang
> > "Bahasa Indonesia"..., heheheh...:) dan terus kemudian ngotot
bilang
> > "khan kamu tanyanya tentang 'perjanjian baru', yach jawabnya
> > Indonesia'; coba kalau kamu tanya tentang 'new testament', yach
> > jawabnya Inggris...:) Untungnya sebagian yach tahu bahwa
jawabannya
> > itu adalah Grika atau Yunani. Nah..., sekarang, Grika atau
Yunani itu
> > sendiri "bule" atau "Asia"?
> >
> > MI:
> > Dunia internasional zaman itu hanya mengenal dua bahasa yang
mendunia (internasional) yaitu
> > Yunani/Grika (bahasa Ilmu Pengetahuan) dan Latin (bahasa
Hukum). Bahasa Cina, Inggris, Perancis, Jerman atau Rusia belum
menjadi bahasa dunia waktu itu. Tidak seperti zaman sekarang PBB
memakai 5 bahasa internasional.
> > Jadi wajar saja Kitab Suci diterjemahkan - (baca sekali lagi:
diterjemahkan) - ke dalam bahasa internasional yang ada waktu itu
yaitu bahasa Yunani dan Latin.
> > Jadi apakah karena Alkita DITERJEMAHKAN dari bahasa Ibrani ke
dalam bahasa Yunani/Latin lalu tiba-tiba juga secara "sim salabim"
agamanyapun menjadi agamanya bule atau Eropah?
> > Lumayan juga logika anda sebagai yang ngaku filsuf! Apa
masalahnya kalau bahasa Grika itu bahasa bule, dan bukan bahasa
> > Asia dipakai untuk terjemahan dari bahasa Ibrani? Inti ajaran
Yesus adalah soal "nilai kasih" mengatasi"nilai hukum" dan sebagai
suatu nilai sifatnya universal. Ada apa masalahnya sehingga suatu
nilai sampai perlu dikategorikan dengan nilai bule atau butun?
> >
> > Mang Iyus (Kristen Goblok)
zhaoyun1964 at ...
 


Return to Forum Apakabar

Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot], Google Adsense [Bot] and 6 guests